Ika Budhyardjo

June 27, 2007

Ikan

Filed under: Uncategorized

Rasanya ada yang spesial antara saya dengan makhluk Allah yang satu ini. Ok…mulai dari nama saja contohnya, Ika Nugrahanti Budhysulistyani, coba kalo disingkat…jadi…Ika N. "Kebetulan" yang lain, saya dilahirkan pada bulan Maret. (Sebenarnya untuk hal yang satu ini saya tidak mempercayainya) Katanya sih, zodiak saya Pieces yang artinya ikan. Dan hubungan spesial lainnya adalah saya senang makan segala jenis masakan ikan (bahkan yang tidak dimasak seperti sushi sashimi). Kalau sedang punya rezeki berlibur ke daerah pantai, makanan pokok saya bisa berganti dari nasi menjadi hanya makan ikan dan teman-temannya.

Tapi, bukan itu yang penting. Di makhluk "sesederhana" ikan ini ternyata Allah memberikan pelajaran besar bagi manusia. Subhanallah…

Pernah makan ikan laut kan? Pernahkah menjumpai ikan laut yang sejak diambil dari laut sudah asin? Bisa dipastikan tidak pernah. Kalaupun ada ikan segar yang sudah berasa asin, pastilah sang nelayan telah menambahkan garam untuk mengawetkannya.

Walaupun ikan laut setiap waktu berada pada lingkungan perairan yang asin, selama ikan tersebut hidup ternyata ia tidak pernah ikut menjadi asin. Jika ikan tersebut diibaratkan sebagai diri kita, harusnya lingkungan seburuk apapun tidak membuat kita menjadi ikut buruk selama jiwa kita "hidup". Dan jiwa hanya bisa dihidupkan dengan keimanan kepada Sang Maha Pencipta.

Selama jiwa kita hidup, jiwa kita akan seperti ikan tadi yang tidak turut menjadi asin walaupun setiap waktu ia berada di lingkungan perairan yang asin. Kita akan menjadi kokoh dengan kepribadian kita. Berani berbeda selama kita berada dalam kebenaran.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham